Sabtu, 24 November 2012

Kenapa terjadi Ketombe??


 
Ketombe pada kulit kepala bisa disebabkan oleh beberapa hal,maka perlu diketahui agar kita bisa terhindar atau mengetahui secara dini penyebab  dari ketombe tersebut. Faktor-faktor terjadinya ketombe antara lain:

-Kulit Kepala Berminyak.
Bakteri malassezia sangat menyukai kulit kepala yang berminyak sehingga keberadaan kulit kepala berminyak akan lebih memicu perkembangan ketombe.Oleh sebab itu 

Cegah stroke dengan Manfaat Sayur Sawi


Penyakit stroke adalah gangguan fungsi saraf yang terjadi secara mendadak akibat peredaran darah ke otak terganggu.Kelumpuhan anggota gerak,gangguan bicara,penurunan kesadaran diakibatkan kurangnya aliran darah dan oksigen yang menyebabkan serangkaian reaksi biokimia sehingga dapat merusak atau mematikan sel-sel saraf di otak.

Stroke bisa diakibatkan oleh makanan berkolesterol tinggi yang dapat memicu penumpukan endapan lemak pada pembuluh darah menuju otak yang menyebabkan terjadinya penyempitan sehingga pasokan darah dan oksigen berkurang.

Jumat, 26 Oktober 2012

Stres dalam Kehidupan



Meningkatnya rasa stres yang terjadi pada masyarakat  akhir-akhir ini semakin mengakibatkan menurunnya tingkat kesejahteraan pada masyarakat tersebut. Stres juga dituding sebagai salah satu penyebab semakin banyaknya tingkat kematian seseorang. Stres merupakan kondisi dimana diri seseorang merasakan berada dibawah tekanan, fisik ataupun mental dan seperti dituntut untuk bekerja lebih yang mengakibatkan rentan terhadap penyakit dikarenakan  sistem kekebalan tubuh secara perlahan menurun.
Stres bisa disebabkan oleh beberapa faktor yaitu fisik, psikologis dan sosial. Stres secara fisik berasal dari luar diri seseorang contohnya suara atau bising, polusi, makanan, radiasi, trauma dan lain-lain. Stres karena faktor psikologis disebabkan dari dalam diri seseorang tersebut contohnya marah, benci, sedih, cemburu, kuatir yang berlebihan, kondisi badan tidak sehat atau sakit dan sebagainya. Faktor sosial dari stres sebagai contoh banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan, perceraian, kehilangan pekerjaan, masalah keuangan,...

Minggu, 21 Oktober 2012

Berharganya gizi bagi kesehatan


Asupan gizi pada tubuh memegang peranan penting bagi kesehatan.Jika asupan gizi dalam tubuh terpenuhi manfaat dari gizi juga masuk dalam tubuh maka tubuh seseorang akan tidak mudah sakit dan kehidupan sehari-hari akan berjalan baik karena organ-organ dalam tubuh bekerja optimal.

Dalam pengertian gizi itu sendiri terdapat dua bagian yang sangat penting dan tidak bisa dipisahkan yaitu makan dan kesehatan tubuh.Pada anak-anak kekurangan gizi menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan tubuh menjadi terhambat.untuk masa pertumbuhan asupan gizimemegang peranan penting untuk selsel tubuh yang sedang berkembang.

Manusia memang harus sangat memperhatikan kebutuhan gizi

Selasa, 01 Januari 2008

Kekurangan Gizi pada Masyarakat


Kekurangan gizi pada masyarakat bisa disebabkan oleh asupan makanan yang kurang,dan juga bisa dikarenakan oleh terjangkitnya penyakit.Sebagai contoh anak yang mendapat cukup makanan tetapi sering menderita sakit, pada akhirnya dapat menderita kekurangan gizi.

                  Demikian pula pada anak yang tidak memperoleh cukup makan, maka daya tahan tubuhnya akan melemah dan akan mudah terserang penyakit.

Penyebab tidak langsung dari kekurangan gizi yang terjadi pada masyarakat bisa dikarenakan pangan keluarga yang kurang memadai,padahal setiap keluarga diharapkan mampu untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh anggota keluarganya dengan jumlah yang cukup baik maupun mutu gizinya.

Pola pengasuhan anak juga sangat diperlukan oleh setiap keluarga yang diharapkan mampu menyediakan waktu untuk anak,perhatian,serta dukungan terhadap anak agar pertumbuhan anak dapat berjalan dengan baik,baik fisik mental maupun sosial.
 
Selain itu Pelayanan kesehatan dan lingkungan harus memadai memadai. Sistem pelayanan kesehatan yang ada diharapkan dapat menjamin penyediaan air bersih dan sarana pelayanan kesehatan dasar yang terjangkau oleh setiap keluarga yang membutuhkan.
Faktor-faktor tersebut diatas sangat berkaitan berkaitan dengan tingkat pendidikan, pengetahuan dan ketrampilan keluarga. Makin tinggi tingkat pendidikan, pengetahuan dan ketrampilan, makin baik tingkat ketahanan pangan keluarga, makin baik pola pengasuhan maka akan makin banyak keluarga yang memanfaatkan pelayanan kesehatan.